Bangli,14 April 2026. SMA Negeri 2 Bangli kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui kegiatan praktik baik Komunitas Belajar (Kombel) “SAM FORTE” . Kegiatan ini mengangkat topik “ Transformasi Mindset dan Praktik Pendidikan Menuju Pembelajaran Adaptif Berbasis Teknologi dan Kecerdasan Artifisial” Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital yang terus berkembang pesat.
Kegiatan yang dipandu langsung oleh waka Humas SMA Negeri 2 Bangli, Ni Luh Putu Widiani,S.Pd.,M.Pd. ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, jajaran manajemen sekolah, dewan guru dan staf pegawai. Pertemuan yang berlangsung di lab IPA ini dimulai pukul 12.00 wita – selesai.
Kepala SMA Negeri 2 Bangli, Bapak I Gede Kriawan,S.Pd.,M.Pd. Kepala SMA Negeri 2 Bangli menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan Kombel ini merupakan wadah penting bagi para guru untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kepala sekolah juga mengucapkan terima kasih kepada narasumber dari Universitas Markandeya Bali atas kontribusi ilmu dan inspirasi yang diberikan kepada seluruh guru dan tenaga pendidik di SMA Negeri 2 Bangli.
Praktik baik ini menghadirkan narasumber dari salah satu dosen Universitas Markandeya Bali,Dr I Wayan Numertayasa,S.Pd.,M.Pd.,sekaligus Rektor di Universitas tersebut. Beliau dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi pendidikan yang aktif mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Dengan pengalaman dan wawasan yang luas di bidang pendidikan, beliau memberikan perspektif strategis terkait pentingnya perubahan pola pikir pendidik dalam menghadapi era digital dan kecerdasan artifisial.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dengan tujuan utama mengubah pola pikir (mindset) guru dari metode pembelajaran konvensional menuju pendekatan yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa teknologi, khususnya AI, bukanlah pengganti peran guru, melainkan alat pendukung yang mampu memperkuat kualitas pembelajaran.
Melalui kegiatan Kombel ini, SMA Negeri 2 Bangli tidak hanya berupaya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga mempersiapkan peserta didik agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Transformasi ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing di era digital. ( BISMA MEDIA).
