Bangli, 31 Juli 2026 – SMA Negeri 2 Bangli terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui penguatan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS). Kegiatan ini dilaksanakan melalui rangkaian kampanye edukatif di panggung (stage), edukasi pengelolaan sampah organik melalui Teba Modern, serta sosialisasi dan pemantapan pelaksanaan PSBS bersama pengelola kantin sekolah.
Kegiatan dipimpin oleh I Dewa Made Weda Mudita, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua PSBS dan Ni Luh Eka Ningsih, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator PSBS. Hadir pula dewan guru serta perwakilan peserta didik dari setiap kelas yang masing-masing diwakili oleh dua orang anggota Kelompok Siswa Peduli Lingkungan (KSPL).
Kegiatan diawali dengan kampanye penguatan PSBS di panggung (stage) yang mengajak seluruh warga sekolah untuk membiasakan diri memilah sampah sejak dari sumbernya. Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh Eka Ningsih, S.Pd., M.Pd. menegaskan pentingnya membangun budaya peduli lingkungan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Beliau mengajak seluruh peserta didik untuk selalu membawa tumbler sebagai upaya mengurangi penggunaan botol dan gelas plastik sekali pakai. Selain itu, peserta didik juga diingatkan agar turut menjaga serta merawat sarana dan prasarana sekolah sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan asri.
Selanjutnya, I Dewa Made Weda Mudita, S.Pd., M.Pd. H. menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah organik, anorganik, dan residu sesuai prinsip Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. Beliau menjelaskan bahwa pemilahan sampah harus dimulai sejak dari tempat asalnya sehingga proses pengelolaan menjadi lebih efektif dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Melalui penyampaian materi yang interaktif, peserta didik diajak memahami bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kewajiban seluruh warga sekolah.
Sebagai bentuk implementasi nyata, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pengelolaan sampah organik melalui Teba Modern. Program ini menjadi salah satu inovasi SMA Negeri 2 Bangli dalam mengolah sampah organik menjadi bahan yang bermanfaat sehingga mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah, pemanfaatan Teba Modern juga menjadi media pembelajaran bagi peserta didik untuk menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Penguatan program PSBS turut melibatkan pengelola kantin sekolah melalui kegiatan sosialisasi dan pemantapan pelaksanaan program. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai strategi untuk mengurangi timbulan sampah, meningkatkan penggunaan wadah yang ramah lingkungan, mengurangi plastik sekali pakai, serta memastikan proses pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu berjalan dengan baik di area kantin. Sinergi antara pihak sekolah dan pengelola kantin diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 2 Bangli berharap seluruh peserta didik memiliki kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kesadaran yang tinggi dalam mengelola sampah organik, anorganik, dan residu dengan benar. Selain membiasakan penggunaan tumbler dan menjaga sarana serta prasarana sekolah, seluruh warga sekolah diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, SMA Negeri 2 Bangli optimis dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Penulis: Luh Putu Pramestya Mahariza.
