Bangli, 21 Oktober 2026 — Semarak perayaan Bulan Bahasa Indonesia 2026 di SMA Negeri 2 Bangli terus berlanjut melalui berbagai perlombaan yang mengasah kreativitas, keterampilan berbahasa, dan kepercayaan diri siswa. Dalam rangkaian GELORATIKA 3, dua perlombaan yang menjadi wadah pengembangan potensi siswa adalah Lomba Monolog pada Selasa (20/10/2026) dan Lomba Master of Ceremonies (MC) pada Rabu (21/10/2026).
Eksplorasi Kreativitas Melalui Lomba Monolog
Lomba Monolog menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi kreativitas melalui seni peran, penghayatan karakter, dan kemampuan menyampaikan pesan melalui dialog tunggal. Kegiatan ini didukung oleh tiga dewan juri, yaitu Pande Kadek Lita Swandewi, S.Pd., Dra. Ni Ketut Gunasih, dan Ketut Bagiada, S.Pd. Keterlibatan para juri turut mendukung pengembangan bakat siswa di bidang bahasa, sastra, dan seni pertunjukan.
Kemeriahan Lomba MC GELORATIKA 3 SMAN 2 Bangli
Kemeriahan berlanjut pada hari ketiga perayaan Bulan Bahasa Indonesia, Rabu (21/10/2026), melalui Lomba MC yang berlangsung di Stage SMA Negeri 2 Bangli pukul 11.45–14.00 WITA. Sebanyak 13 peserta perwakilan kelas X dan XI berkompetisi membawakan teks pembawa acara bertema “Pembukaan Bulan Bahasa Indonesia 2026 SMA Negeri 2 Bangli”.
Dalam perlombaan ini, peserta dinilai berdasarkan sejumlah aspek, meliputi artikulasi, intonasi, gestur, penggunaan bahasa Indonesia yang baku, serta kemampuan menguasai audiens. Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri, yaitu Ni Luh Putu Widiani, S.Pd., M.Pd., Putu Eka Pramawati, S.Pd., M.Pd., dan Ketut Kembar Gede, S.Pd. Ketiganya memberikan penilaian terhadap penampilan peserta selama kompetisi berlangsung.
Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dari dewan juri yang memberikan masukan untuk meningkatkan kemampuan peserta. Evaluasi tersebut menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk memahami kelebihan dan aspek yang perlu dikembangkan dalam keterampilan berbicara di depan umum.
Melalui Lomba Monolog dan MC, GELORATIKA 3 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus mengembangkan potensi diri serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
( BISMA MEDIA).
