Bangli, Kamis, 24 September 2026 — SMA Negeri 2 Bangli terus mendorong penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah melalui persiapan pelaksanaan pemilihan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Sebagai bagian dari rangkaian persiapan tersebut, SMA Negeri 2 Bangli menggelar rapat persiapan pemilihan OSIS dengan menghadirkan perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangli.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, bertempat di Laboratorium IPA SMA Negeri 2 Bangli, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Rapat ini menjadi salah satu langkah sekolah dalam memberikan pemahaman mengenai proses pemilihan yang demokratis, jujur, adil, tertib, dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 2 Bangli, I Komang Nuriada, S.Pd., menerima secara langsung perwakilan KPU dan Bawaslu Kabupaten Bangli. Pertemuan tersebut turut didampingi oleh ketua panitia pemilihan OSIS dan Pembina OSIS.
Rapat juga dihadiri oleh Putu Gede Pertama Pujawan, selaku anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, serta Made Surya Darma dari Divisi KPU Kabupaten Bangli. Kehadiran kedua pihak tersebut memberikan penguatan dalam proses persiapan pemilihan OSIS, khususnya dalam memahami prinsip penyelenggaraan pemilihan yang demokratis dan berintegritas.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan pelaksanaan pemilihan OSIS. Pembahasan meliputi mekanisme, tahapan, serta tata kelola pemilihan agar seluruh proses dapat berlangsung secara tertib, transparan, jujur, adil, dan demokratis.
Kehadiran KPU dan Bawaslu Kabupaten Bangli memberikan nilai edukatif dalam rangkaian persiapan pemilihan OSIS. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memahami bahwa pemilihan OSIS bukan sekadar proses pergantian kepengurusan organisasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk mengenal dan mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah.
Putu Gede Pertama Pujawan dari Bawaslu Kabupaten Bangli memberikan perspektif mengenai pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan pemilihan. Pengawasan diperlukan untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan prinsip kejujuran, keadilan, keterbukaan, dan tanggung jawab.
Sementara itu, Made Surya Darma dari Divisi KPU Kabupaten Bangli turut memberikan pemahaman mengenai prinsip serta mekanisme penyelenggaraan pemilihan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan pemilihan OSIS di SMA Negeri 2 Bangli.
Melalui kegiatan tersebut, SMA Negeri 2 Bangli berupaya menanamkan berbagai nilai demokrasi kepada siswa, antara lain kejujuran, tanggung jawab, sikap menghargai perbedaan pendapat, kebebasan dalam menentukan pilihan, serta sikap sportif dalam menerima hasil pemilihan.
Pemilihan OSIS diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas sekaligus calon pemimpin yang memiliki integritas. Pengalaman mengikuti proses demokrasi di lingkungan sekolah diharapkan mampu membentuk siswa yang aktif, kritis, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokratis.
Sinergi antara SMA Negeri 2 Bangli, KPU, dan Bawaslu Kabupaten Bangli menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan pemilihan OSIS agar dapat berlangsung dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi. Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam mengenal, memahami, dan menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, SMA Negeri 2 Bangli terus berkomitmen mempersiapkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, mampu berpikir kritis, menghargai perbedaan, serta bijak dalam menggunakan hak pilih dan menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas sekolah.
( BISMA MEDIA)
