NGATURAN AYAH  DI PURA PUCAK HYANG UKIR JADI WADAH PENGUATAN KARAKTER OSIS SMA NEGERI 2 BANGLI

No Comments

Photo of author

By admin

Bangli, Selasa, 11 Agustus 2026 – Dalam rangkaian pelaksanaan Puja Wali di Pura Pucak Hyang Ukir, Kabupaten Bangli, OSIS SMA Negeri 2 Bangli kembali menunjukkan kepedulian terhadap tradisi dan kehidupan bermasyarakat melalui kegiatan ngaturan ayah ( bakti sosial). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 WITA hingga selesai.

Kegiatan ngaturan ayah diikuti dengan penuh antusias oleh anggota OSIS SMA Negeri 2 Bangli. Para siswa didampingi oleh Bapak/Ibu Pembina OSIS serta beberapa staf dan pegawai SMA Negeri 2 Bangli. Kehadiran mereka menjadi bentuk partisipasi sekolah dalam mendukung pelestarian tradisi dan budaya Bali yang sarat dengan nilai kebersamaan.

Dalam pelaksanaannya, anggota OSIS terlibat dalam berbagai kegiatan, di antaranya mereresik atau membersihkan lingkungan sekitar pura serta nyanggre uleman, yaitu membantu mempersiapkan penerimaan tamu dan punia.  Setiap kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Kegiatan ngaturan ayah  ini juga menjadi salah satu program kerja OSIS SMA Negeri 2 Bangli yang dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pembelajaran di luar kelas. Melalui keterlibatan secara langsung dalam kegiatan masyarakat, siswa diberikan ruang untuk belajar berkolaborasi, berkomunikasi, serta memahami dan menghargai nilai-nilai budaya yang berkembang di lingkungan mereka.

Antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut mencerminkan upaya SMA Negeri 2 Bangli dalam membentuk generasi muda yang unggul. Mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter dan peduli terhadap lingkungan sosial serta budaya.

Keterlibatan OSIS SMA Negeri 2 Bangli dalam kegiatan ngaturan ayah di Pura Pucak Hyang Ukir diharapkan dapat menjadi pengalaman bermakna bagi para siswa. Tradisi ini  bukan sekadar kegiatan membantu, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai luhur, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjaga keberlanjutan budaya Bali di tengah generasi muda.

Melalui kegiatan ini, OSIS SMA Negeri 2 Bangli menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui tindakan nyata. Semangat ngaturan ayah  diharapkan terus tumbuh dalam diri para siswa sehingga nilai gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab dapat diterapkan tidak hanya dalam kegiatan adat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

(BISMA MEDIA)

Authors

Leave a Comment