Bangli, 2 September 2026 – SMA Negeri 2 Bangli kembali melaksanakan kegiatan We! Eling (Wednesday Education for Literacy Awareness and Growth) pada Rabu pagi. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja OSIS yang bertujuan untuk membangun budaya literasi sekaligus memberikan edukasi yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Kegiatan We! Eling dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu sebagai wadah bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan karakter, serta meningkatkan kesadaran terhadap berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program SPIL SAYANG (Sapa Pagi Lepas Siang) yang melibatkan guru, anggota OSIS, dan PKS. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana sekolah yang ramah, hangat, dan positif sebelum siswa mengikuti kegiatan pembelajaran.
Kegiatan We! Eling dilaksanakan di lapangan sekolah pada pukul 07.15–08.00 WITA. Sebelum memasuki kegiatan inti, seluruh warga sekolah mengikuti Puja Tri Sandya bersama sebagai bentuk doa dan refleksi untuk mengawali kegiatan dengan suasana khidmat dan penuh kesadaran.
Pada kesempatan kali ini, materi We! Eling disampaikan oleh dua siswa perwakilan kelas XII G, yaitu I Made Aditya Saputra dan I Putu Oka Widya Pratama. Keduanya membawakan materi mengenai peer pressure atau tekanan teman sebaya.
Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa peer pressure merupakan tekanan atau pengaruh sosial dari kelompok teman sebaya yang dapat membuat seseorang merasa harus mengikuti norma, perilaku, kebiasaan, atau gaya hidup tertentu agar dapat diterima dan disukai oleh lingkungan pertemanannya. Kondisi tersebut dapat memengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan, termasuk ketika keputusan tersebut sebenarnya tidak sesuai dengan keinginan atau nilai-nilai yang diyakininya.
Melalui materi tersebut, siswa diajak untuk lebih berani menentukan pilihan dan tidak mudah terbawa oleh tekanan lingkungan pertemanan. Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah keberanian untuk mengatakan “tidak” terhadap ajakan yang tidak disukai atau tidak sesuai dengan prinsip diri sendiri. Siswa juga diingatkan bahwa menjadi diri sendiri, mampu mengambil keputusan secara bijak, dan berani mempertahankan hal yang benar jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti apa yang dilakukan orang lain.
Di bawah koordinasi Wakasek Kesiswaan, Bapak I Komang Nuriada, S.Pd., kegiatan We! Eling berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat partisipasi aktif dari seluruh siswa. Materi tentang peer pressure diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta didik agar mampu membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling menghargai, serta memiliki ketegasan dalam menentukan sikap.
Melalui kegiatan We! Eling, SMA Negeri 2 Bangli kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek akademik dan literasi, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kesehatan mental, kemampuan mengambil keputusan, dan pengembangan budaya positif di lingkungan sekolah. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang mendorong peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab.
(BISMA MEDIA)
Penulis: Pande Komang Widya Anggreni
